Masa ini akan terus berganti dan berlalu, akan banyak sekali cerita yang diwariskan waktu bersama kenangan.. disini aku hanya ingin mengabadikan masa - masa itu walau hanya dalam coretan semu hasil karya jemari yang menari-nari dibawah kehendak memori batinku..
Sabtu, 15 Desember 2012
Penggalan puisi - Novel Ketika Cinta Bertasbih
cinta adalah kekuatan yang mampu
mengubah duri jadi mawar,
mengubah cuka jadi anggur,
mengubah malang jadi untung,
mengubah sedih jadi riang,
mengubah setan jadi nabi,
mengubah iblis jadi malaikat,
mengubah sakit jadi sehat,
mengubah kikir jadi dermawan
mengubah kandang jadi taman,
mengubah penjara jadi istana
mengubah amarah jadi ramah
mengubah musibah jadi muhibah
itulah cinta!
Penggalan puisi diatas saya ambil dari Novel “Ketika Cinta Bertasbih 2” halaman 68. Puisi tersebut yang ternyata adalah puisi Rumi dalam karyanya ‘Masnawinya’ dan diadaptasi dengan banyak perubahan oleh pengarang novel Kang Abik.
Kamis, 13 Desember 2012
Ibu, Bolehkah aku ..
Ibu,,
bolehkah aku mengeluh sedikit saja?
Aku ingin meluapkan semua isi hatiku
mengeluarkan semua keluh kesahku
tentang setiap hari yang selalu aku awali dengan semangat
berjuang agar aku bisa terus melihat pagi dan menjalani hariku
tetapi mengapa mereka selalu menghancurkan itu semua
mengubur semangat yang telah aku gali
meruntuhkan asa yang telah aku susun rapi
mengacak-acak mimpi yang telah aku bingkai berjuta kebahagiaan
mereka tak pernah mau menoleh pada hati yang mereka sakiti ini
Langganan:
Komentar (Atom)