Senin, 14 Januari 2013

Penggalan Puisi - Novel "Siluet Senja"



Hidup ibarat kaca
Kadang begitu rapuh dan kadang begitu angkuh
Bilapun ia pecah berserakan
Itu bukanlah akhir dari keindahan
Karena masih ada harapan dalam perjalanan panjang kehidupan
Kan ada yang menyusunnya kembali utuh

Matahari sesungguhnya selalu hadir dan ada
Dan setiap orang terhangati olehnya
Meskipun begitu, karena matahari tidak selamanya terlihat
Manusia tidak mengetahui bahwa kehangatan
Dan kehidupan berasal darinya

Pijar itu...
Membalutkan hangat di ronggaku
Menggeliat pelan mengalir
Membasuh kebekuan dalam lorong sunyi di bilik jantungku
Dan kala ku coba tuk raih pijar itu
Jari dan tangan ku gosong dan meleleh
Urung...
Segala asa yang tertanam
Gagal tuk ku raih lewat isyarat sebuah pijar

Puisi-puisi diatas adalah penggalan dari novel " Siluet Senja" karya Hafidz & Ria, sebuah karya yang mampu menginspirasi. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar