Sabtu, 08 Februari 2014

Setitik debu

Sebagian kecil pikiran berkata ini hanyalah setitik debu yang tersapu angin
menutup setitik hati yang sedang merekah indah
hanya perlu mengundang angin untuk kembali menyapu debunya
hati itu takkan tertutup dan akan kembali indah
Tapi tidak untuk pikiran lain
ia tak peduli setitik debu ataupun segumpal debu
Sangat jelas telah merasuki hati dan menjalar kesegala sudut
segala keindahan dan kebahagiaan itu seketika sirna dan tak nampak lagi

ada rasa yang inginkan kepergiaan ini 
segera mengakhiri segala yang telah dimulai
menghapus jejak jejak kebahagiaan yang baru terlahir
berat memang meninggalkan suatu keindahan
tapi hati tak inginkan tau apapun alasannya

tapi anehnya..

ada pula rasa yang tersakiti..
tak inginkan langkah ini beranjak pergi
ruang itu telah hadiahkan kebahagiaan
baginya bahagia itu sederhana

siapa dan mana yang harus ku bela..
apa yang harus dilakukan
tetap melangkah mencari ruang baru
atau tetap berjalan dalam ruang ini