Selasa, 25 November 2014

saat mentari mulai tenggelam
tenggelamkanlah semua amarah dan bencimu
saat gelap meredupkan muka bumi
segeralah redupkan segala panas hatimu
saat sepertiga malam mulai hening
hanyut heninglah bersamanya
saat sang fajar menyongsong pagi
bersiaplah untuk memulai hari
saat mentari mulai terbit
bersamanya terbitkanlah semangat barumu
:)

Senin, 24 November 2014

merasa bingung ..
entah apa yang sedang bergelut dalam otakku ini

apa yang sedang dibingungkan?
apa yang membuat bingung?
kenapa bisa bingung?

sesekali kujawab pertanyaan bodoh itu
tanpa pernah tau jawabannya

kamu ..
apa kamu yang sedang aku bingungkan?
apa kamu yang membuatku bingung?
kenapa bingung karena kamu?

lagi lagi jawabanku balik menjadi pertanyaan itu ..

ah apa yang sedang aku tulis ini
tak jelas dan membingungkan

yang jelas aku sedang bingung sekarang :(

Minggu, 23 November 2014

aku tak mengerti
mengapa perasaan ini bisa kurasa
tanpa pernah tau siapa dia
tanpa tau apa dan bagaimana
ia hadir begitu saja
tanpa rekayasa
tanpa tipuan
aku rasa ini tulus
benar benar lahir dari hati
meski aku selalu bersangka sangka
mungkin memang terlalu cepat
waktu tak begitu cukup untuk buatku paham akan rasa ini
tapi aku terlanjur percaya
terlanjur menjalarnya rasa ini
hingga sempat hinggap rasa kacau tanpa kabarnya..

aku..
apa memang aku terlalu cepat percaya?
atau aku terlalu bodoh?
haruskah aku bunuh perasaan ini?
aku tak ingin kecewa menghancurkanku lagi.. :`)

Kamis, 20 November 2014

terkadang..
ingin rasa kembali ke masa dimana rasa sendiri ini tak pernah berani menghampiri..
masa dimana setiap harinya selalu berhamburan tawa lepas tanpa beban..
masa dimana bersama mereka teman terbaik dan sahabat yang tulus ingin berbagi suka duka bersama..
masa dimana semua hal begitu ringan terpikul..
masa dimana tak pernah ku temui keegoisan dan kemunafikan..
masa dimana alur cerita mengalir murni tanpa rekayasa.. :)

Rabu, 12 November 2014

hatiku..
tak perlu waktu lama mengenalmu
sedetik tanpa kabarmu saja aku kacau
ingin rasa luapkan tangisku
saat semua ruang hampa tanpamu
sepi tanpa dering pesan darimu
heningnya suara gurauan hangatmu
kosong terasa kehilangan
meski sebenarnya tak ada yang hilang
sempat ingin teriakan tanyaku
apa kau dengar suara kebimbangan hati yang selalu memanggilmu
berharap kau menoleh dan menghampiri
Memeluk dan berbisik kata cinta

disini
aku masih menanti
entah apa yang ku nanti
hawa apa yg tlah rasuki jiwa
ternyata logika masih dikalahkan rasa
pekatnya rasaku untukmu
hai sang pemikat hati
apa kau mampu terawangi isi hati yang mulai letih
menunggu kepastian yang tak kunjung nyata dalam rasa yang tak kunjung memudar