hei hati.. mengapa selalu saja berharap kepada yang tak bisa diharapkan?
kembali berharap hingga berulang ulang kali..? kurasa bukan karena kamu yang bodoh, tetapi terkadang kamu memang selalu saja tak mau berdamai dengan logika..
ya, aku mengerti bahkan sangat mengerti hal itu.. tapi bukan berarti kamu harus kembali kecewa dan menangis..
apa susahnya berhenti berharap..?
apa sulitnya melupakan..?
sampai kapan harapan itu akan terus berkibar diatas ketidakpeduliannya..?
bangunlah.. bangun.. dan lupakan mimpi mimpi tentang harapan palsu itu.. hadapi harimu dengan kamu yang baru !! dengan harapan barumu !! dengan kebahagiaan barumu yang masih menantimu didepan..
ya.. ia masih setia menunggumu disana.. dia kebahagiaanmu yang sesungguhnya.
221215
Masa ini akan terus berganti dan berlalu, akan banyak sekali cerita yang diwariskan waktu bersama kenangan.. disini aku hanya ingin mengabadikan masa - masa itu walau hanya dalam coretan semu hasil karya jemari yang menari-nari dibawah kehendak memori batinku..
Jumat, 25 Desember 2015
sudah semakin dimengerti..
mulai detik ini aku harus segera memperlambat langkahku yang masih saja terengah engah karena berusaha berlari mengejarnya yang terus melangkah menjauh dariku..
mulai detik ini aku harus segera menghentikan langkahku sejenak menerima bahwa dia tak pernah sedikitpun menoleh kebelakang..
mulai saat ini aku harus segera membalikan langkahku untuk perlahan mundur menjauh seperti dia yang berlalu dariku..
mulai saat ini aku harus segera mencari jalan baru dan kembali melangkah lagi..
detik ini, saat ini juga aku sungguh telah sangat mengerti..
211215
Kamis, 03 Desember 2015
meski telah berulang kali menghampiri tapi mereka selalu saja tak mampu berdamai membentuk kalimat.. mungkin karena terlalu menyenangkan?
atau bahkan terlalu menyakitkan hingga katapun tak sanggup terangkai..? Aahh entahlah.. yang jelas sepertinya ia mulai lelah bertegur sapa dengan perasaan ini..
ya.. hati ini mulai enggan bermain main lagi..