Pengabaian anda kali ini seketika sungguh meruntuhkan dinding pertahanan atas perjuangan saya selama ini..
Dinding yang selalu saya pertahankan dengan tidak menghiraukan perkataan mereka..
Yaa.. perkataan mereka yang selalu mencoba merubuhkan dinding ini..
Meski sebelumnya selalu saja timbul keraguan yang mendalam berkecamuk dalam diri..
Terkadang mereka memang benar, semuanya begitu diterima logika..
Tapi selalu saja perasaan hatI ini terlahir lebih kuat dan berkuasa..
Mengenyahkan segala pernyataan yang dibenarkan sang logika..
Dinding yang selalu saya pertahankan dengan tidak menghiraukan perkataan mereka..
Yaa.. perkataan mereka yang selalu mencoba merubuhkan dinding ini..
Meski sebelumnya selalu saja timbul keraguan yang mendalam berkecamuk dalam diri..
Terkadang mereka memang benar, semuanya begitu diterima logika..
Tapi selalu saja perasaan hatI ini terlahir lebih kuat dan berkuasa..
Mengenyahkan segala pernyataan yang dibenarkan sang logika..
Hingga saatnya tiba dinding ini dengan sendirinya diruntuhkan oleh yang diperjuangkan..
Sakit sekali rasanya ..
Katapun tak mampu menampakan dirinya
Entah memang saya sadar atau memang pasrah tapi semua berbalik..
Logika kali ini berhasil meluluhlantakkan hati yang semula berdiri tegak..
Sakit sekali rasanya ..
Katapun tak mampu menampakan dirinya
Entah memang saya sadar atau memang pasrah tapi semua berbalik..
Logika kali ini berhasil meluluhlantakkan hati yang semula berdiri tegak..
"Sorry heart, but Im listening to my brain this time.. Im give up.. :( "
Kata2 itu seakan menjadi tameng baru dalam pertempuran ini..
Semoga logika kali ini tak akan pernah lagi luluh oleh hati yang selalu menangis.. semoga ia tetap tegar :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar