Senin, 30 Mei 2016

tak ingin lagi kecewa menghampiri
tak ingin lagi kecewa melukai
cukup dimasa lalu kurasakan luka yang perih atas pengharapan yang terhancurkan
atas kasih sayang yang terabaikan
atas janji yang teringkari
atas kesetiaan yang terkhianati
atas penantian yang terlupakan
atas kepergian yang tanpa alasan
atas cinta yang tersia siakan

tak ingin lagi
sungguh tak ingin lagi
karena aku sudah lelah dengan kepalsuan

Entah mengapa akhir akhir ini mata ini selalu basah, airmata tak henti mengalir..
Setiap kali ada kekecewaan yang mengganjal dalam hati yang selalu tak mampu  terungkapkan..
setiap kali ada kekesalan atas realita yang tak sesuai dengan harapan, atas janji yang teringkari, atas rindu yang selalu tak kunjung terobati..
Entah mengapa akhir akhir ini aku menjelma menjadi gadis cengeng yang lemah..
apa benar sejak bersamanya?
Namun ku harap tidak, kuharap lemahku hanya sementara waktu..
Mungkin hanya waktu yang mampu menguatkan kembali hati yang masih belum menerima atas kenyataan yang jauh dari harapan..

Ada rasa ragu yang mulai menyelimuti, menyamarkan keyakinan yang susah payah ditumbuhkan..
Ada rasa tak percaya yang mulai mengakar, merobohkan kepercayaan yang slama ini dibangun..
Mohon yakinkan hati ini agar keraguan tak terus menerus menggerogoti perasaan yang mulai tumbuh indah ini..

Jumat, 27 Mei 2016

Sikap tenangmu selalu mampu padamkan amarahku yang mulai membara
Bukan berarti kamu tak peduli, tapi aku tahu kamu hanya tak ingin kita berlama lama bertengkar..

Sikap mengalahmu selalu mampu meluluhkan kekesalanku yang mulai memuncak
Bukan berarti kamu kalah, tapi aku tahu kamu hanya tak ingin kita berlama lama saling terdiam..

Aku yang selalu marah marah setiap kali pesan yang kukirim tak berbalas tanpa pernah mau mengerti pada situasi yang membuat km tak selalu bisa membalas pesanku, bahkan untuk beristirahat saja km begitu sulit..

aku yang selalu kesal setiap kali kamu membatalkan janji untuk bertemu tanpa pernah mau mendengar alasan bahwa ada saja halangan saat kita akan bertemu, ada saja hal hal yang membuatmu harus membatalkan janji denganku..

Terkadang sulit bagiku untuk mengerti apa saja yang kamu lakukan, pekerjaan seperti apa yang membuatmu tak bisa meluangkan waktu untuk membalas pesanku.. halangan halangan yang selalu saja muncul tiba tiba setiap kali kita akan bertemu.. hingga pertemuan kitapun terkadang hanya bisa dimalam hari dengan waktu yg sangat begitu singkat bagiku..
kita tak pernah bisa bertemu dan bermain selayaknya mereka pasangan kekasih yang bisa menghabiskan waktu berdua diiringi mentari yang tersenyum.. mereka seharian saling melepas rindu, saling bercerita tanpa pernah ada kata bosan, bercanda tawa dikelilingi pemandangan yang menyejukkan, hingga senja memaksa mereka untuk kembali pulang dengan masih tergenggamnya sisa sisa rindu dalam hati.. mereka selalu berharap beberapa waktu kedepan akan berjumpa lagi, bahkan jika diperbolehkan mereka akan meminta berharap waktu senja bisa diperlambat..

Tidak, kita memang tidak seperti mereka..
tapi aku yakin kelak kita akan bisa benar benar bersama tanpa pernah bisa dipisahkan senja sekalipun.. :)

Selasa, 24 Mei 2016

Hai sayang, siang ini kamu pasti sedang sibuk dengan pekerjaan yang membuatmu harus selalu sabar melayani para konsumen, sering kali bajumu dibasahi keringat peluh demi untuk mengumpulkan rupiah sehingga kadang kamu tak sempat membalas pesan dariku atau tidak punya waktu untuk sekedar jalan-jalan di akhir pekan karena pekerjaan yang tak henti itu memaksamu untuk terus bekerja tanpa hari libur.

Kamu tahu ? kadang aku merasa kesepian. Disaat yang lain berkencan dengan kekasihnya di malam minggu aku hanya diam dirumah karena kamu masih harus menyelesaikan pekerjaanmu. Begitupun saat aku mengajakmu untuk jalan-jalan kamu tidak bisa karena selalu saja ada halangan berkaitan dengan pekerjaanmu. Terkadang aku iri dengan teman-temanku yang bisa pergi jalan-jalan setiap akhir pekan dengan kekasihnya. Sedangkan aku ? Lagi-lagi aku hanya diam dirumah, untuk pergi dengan temanku saja aku malas,karena mereka pasti dengan kekasihnya, aku tidak ingin jadi obat nyamuk lagi.

Kini aku mengerti, kamu sedang sibuk mencari uang demi menghalalkanku karena kamu tahu biaya resepsi tidaklah murah. Biaya hidup kedepannya tidaklah hanya mengandalkan cinta. Pemahamanmu akan tanggungjawabmu kelak sebagai seorang laki-laki membuatmu tak henti mengumpulkan pundi pundi uang demi menabung dan menabung.

Maaf kan aku sayang, jika selalu menuntut agar kamu memiliki waktu untukku tanpa pernah memikirkan betapa kamu lelah seusai bekerja dengan memaksamu menemuiku untuk sekedar makan dan mengobrol. aku tidak pernah peduli walaupun kamu bilang "maaf sayang, aku sedang lelah sekali hari ini. besok ya kita kita maennya" aku pasti langsung ngambek dan hanya membaca pesan darimu tanpa membalasnya, walaupun kamu berkali-kali mengirim pesan.

Maafkan aku juga karena selalu marah jika kamu tidak membalas pesanku dengan cepat, padahal aku tahu kamu sedang sibuk dengan pekerjaanmu. Dan aku selalu bilang "kamu ga pernah ada waktu buat aku, aku lelah nunggu balesan dari kamu!" tanpa pernah mau tahu kamu sedang sibuk luar biasa hingga untuk istirahat saja kamu tidak bisa.

Kamu semangat kerjanya ya sayang,semoga perjuanganmu tidak sia-sia! Doaku menyertaimu.

Minggu, 15 Mei 2016

Perasaanku untukmu sudah mulai menjalar kedalam jiwa, mengakar semakin kuat, mengkontaminasi kinerja otak, penuhi isi pikiranku..
Yang tanpa ku sadari ia terus membuatku bersedia untuk menunggu..
menunggu kamu mengabariku
menunggu kamu menyisihkan waktu untukku
menunggu kamu mengerti akan luapan rindu yang selalu berusaha ku bendung
menunggu waktu mempertemukan kita lagi
menunggu hari dimana kita bisa saling bicara tentang hati kita hingga senja ingatkan kita untuk pulang
menunggu kamu menyadari bahwa ada airmata yang terjatuh setiap kali janji itu terabaikan
menunggu kamu mengetahui rasa lelah yang selalu aku bunuh setiap detiknya
menunggu dimana kamu bisa lebih menghargai keberadaanku
menunggu kamu menjadi yang kuharapkan

Senin, 09 Mei 2016

Entah harus bagaimana aku ungkapkan kekecewaan hati ini..
aku tak meminta apa apa
Aku hanya meminta sedikit waktumu lebih lama lagi untuk sekedar melepas rindu yang begitu kuat aku genggam..

Sepertinya bukan jarak yang memisahkan kita
Hanya waktu, waktumu yang selalu saja tak mampu mengerti akan rasa rinduku

Mungkin dalam fikirmu aku terlalu naif, tapi jujur aku tak pernah rasakan rindu seperti ini sebelumnya..

Minggu, 08 Mei 2016

Jarak tak selalu membuatku merasa sendiri..
Karena aku tak sendirian..
aku berdua dengan rindu..
Bertiga dengan kesetiaan..
Maka tak usah cemaskan aku disini..
Karena aku akan baik baik saja..
Hingga jarak benar benar tak membuatku sendirian..
hingga jarak pertemukan aku dan kamu..
Hanya kita berdua..
Saling melepas rindu..
Saling banggakan kesetiaan..

Aku pernah menangis bersama hujan
Aku pernah tertawa bersama hujan
Aku pernah terdiam bersama hujan
Aku pernah berteriak bersama hujan

Hujan itu..
Sahabat terbaikku..
Ia selalu mengerti perasaanku
Ia tak pernah tertawa saat aku menangis
Ia selalu tau cara tutupi airmataku hingga tak ada seorangpun tau tangisanku
Hanya aku dan hujan..

Mei 8

Setiap kali hendak bersua
selalu saja ada kerikil yang menghambat
Setiap kali akan bersama
ada saja dinding yang menghalangi

Apa tuhan tak izinkan kita bersua
saling menatap melepas rindu yang menyesakkan dada

Apa tuhan tak izinkan kita bersama
saling menyayangi melepas hasrat cinta yang menggebu dalam jiwa

Tuhan.. aku rindu dia
rindu ini begitu berat dan menyesakkan
Apa karena rasa sayang ini sudah mengakar
hingga selalu saja rindu ini tumbuh semakin besar

Mei 7

Kejujuranmu membuatku terpaku
Tak ada lagi alasan untukku mengadu
Tentang semua keluh kesah yang semakin menjalar dalam benakku
Hingga untuk marahpun aku tak mampu..

Perasaan ini mampu menahan sesal diri
Tanpa mampu sedikitpun menangisi
Semua angan dan harap yang kian menipis
Terkikis waktu, terabaikan tanpa solusi

Wahai sang tumpuan hati
Akankah perasaan ini tersampaikan dalam diamku?
Akankah semua harapan takkan sia sia jika selalu terabaikan?
Akankah semua mimpiku akan menjadi kenyataan jika semua tanyaku tak pernah ada jawaban..

Mei 6

Ingin teriak memecah kesunyian
namun mulut ini selalu saja membisu
ingin marah luapkan kekesalan
namun bibir ini selalu terkunci rapat
Bahkan berkata jujurpun aku tak sanggup
Hanya mampu tangisi ketidakberdayaanku

Ingin berteriakpun akan sia sia
Karena semua alasan telah kau lontarkan
Ingin marahpun hanya buang tenaga
Semua kemarahan hanya percuma
Karena semua yang ku permasalahkan telah kau jelaskan semuanya..

Apa yang harus aku lakukan?
Aku mengerti keadaan itu tapi aku masih belum bisa terima semua ini
apa yang harus aku perbuat?
Meski aku tersenyum didepanmu tanpa sadar disisi lain airmata ini selalu menetes tak tertahan..

Mei 5

Minggu, 01 Mei 2016

meski sempat dekat tapi tak ada kedekatan yang mampu bercerita tentang kita
meski sempat saling memperhatikan tapi tak ada perhatian yang mampu menggambarkan perasaan kita
meski sempat saling mencari tapi tak ada pencarian yang menjelaskan hati kita

kita tiba tiba menjauh tanpa alasan
tiba tiba berbalik arah berjalan dijalan masing2 tanpa pernah ada penjelasan
kita ikuti arah kaki melangkah meski berbeda arah
namun entah mengapa selalu ingin menoleh dan menoleh, berharap bisa kembali berjalan beriringan..

ada rasa yang masih menggantungkan asa
ada hati yang masih berharap kembali
ada kata yang belum terungkapkan
ada hal yang belum terselesaikan antara kita
antara aku dan kamu