Jumat, 27 Mei 2016

Sikap tenangmu selalu mampu padamkan amarahku yang mulai membara
Bukan berarti kamu tak peduli, tapi aku tahu kamu hanya tak ingin kita berlama lama bertengkar..

Sikap mengalahmu selalu mampu meluluhkan kekesalanku yang mulai memuncak
Bukan berarti kamu kalah, tapi aku tahu kamu hanya tak ingin kita berlama lama saling terdiam..

Aku yang selalu marah marah setiap kali pesan yang kukirim tak berbalas tanpa pernah mau mengerti pada situasi yang membuat km tak selalu bisa membalas pesanku, bahkan untuk beristirahat saja km begitu sulit..

aku yang selalu kesal setiap kali kamu membatalkan janji untuk bertemu tanpa pernah mau mendengar alasan bahwa ada saja halangan saat kita akan bertemu, ada saja hal hal yang membuatmu harus membatalkan janji denganku..

Terkadang sulit bagiku untuk mengerti apa saja yang kamu lakukan, pekerjaan seperti apa yang membuatmu tak bisa meluangkan waktu untuk membalas pesanku.. halangan halangan yang selalu saja muncul tiba tiba setiap kali kita akan bertemu.. hingga pertemuan kitapun terkadang hanya bisa dimalam hari dengan waktu yg sangat begitu singkat bagiku..
kita tak pernah bisa bertemu dan bermain selayaknya mereka pasangan kekasih yang bisa menghabiskan waktu berdua diiringi mentari yang tersenyum.. mereka seharian saling melepas rindu, saling bercerita tanpa pernah ada kata bosan, bercanda tawa dikelilingi pemandangan yang menyejukkan, hingga senja memaksa mereka untuk kembali pulang dengan masih tergenggamnya sisa sisa rindu dalam hati.. mereka selalu berharap beberapa waktu kedepan akan berjumpa lagi, bahkan jika diperbolehkan mereka akan meminta berharap waktu senja bisa diperlambat..

Tidak, kita memang tidak seperti mereka..
tapi aku yakin kelak kita akan bisa benar benar bersama tanpa pernah bisa dipisahkan senja sekalipun.. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar